rss

Saturday, March 20, 2010

AS-Rusia Belum Sepakat Perlucutan Senjata Nuklir

Sabtu, 19 Maret 2010

Moskow: Perundingan antara Rusia dan Amerika Serikat di Moskow, gagal mencapai kesepakatan baru dalam pembahasan perjanjian perlucutan senjata nuklir. Demikian dirilis NHK, Jumat (19/3).

Sumber NHK menyebutkan dalam lawatan selama dua hari di Moskow, Menteri Luar Negeri AS Hillary Rodham Clinton bertemu dengan Menteri Luar Negeri Rusia Sergei Lavrov. Keduanya bertukar pandangan mengenai perjanjian perlucutan senjata baru menggantikan Perjanjian Pengurangan Senjata Strategis atau START-1 pada 1991 yang berakhir Desember lalu.

Dalam jumpa pers, Hillary mengatakan sekalipun pertemuan belum menghasilkan keputusan berarti, ia berharap kedua negara dapat segera menyepakati perjanjian baru tentang perlucutan senjata nuklir dengan Rusia. Terutama, sebelum Konferensi Tingkat Tinggi Keamanan Nuklir di Washington DC, AS, April depan.

Sedangkan Lavrov mengatakan Rusia menuntut perjanjian nonproleferasi Nuklir baru juga memasukkan klausul pembatasan pemasangan sistem pertahanan peluru kendali milik AS. Tuntutan dikeluarkan, menyusul keberatan Rusia atas kesediaan Rumania pada awal Februari lalu untuk memasang sistem rudal pencegat di wilayahnya.(ADD/ANS)

Liputan6.com

0 comments:


Post a Comment

Blog Archive

Site Info

online counter
Site Meter blog-indonesia.com