Jumat, 19 Maret 2010Jakarta - Menteri Koperasi dan UKM (Menkop-ukm), Sjarifuddin Hasan menyatakan akan memprioritaskan program penataan pedagang kaki lima (PKL) di wilayah Jakarta.
"Kami akan turut memberikan kontribusi untuk menata PKL sehingga tidak ada lagi kesan dan istilah penggusuran bagi mereka," kata Sjarifuddin Hasan di Jakarta, Jumat, usai membuka acara Diseminasi Pemberdayaan Masyarakat Kota Melalui Koperasi dan UKM.
Ia mengatakan, pihaknya sedang menyiapkan konsep penataan PKL di seluruh Jakarta sebagai salah satu bentuk pemberdayaan terhadap masyarakat kota.
Pihaknya mengembangkan konsep, pemetaan dan menjalin sinergi dengan pemangku kepentingan terkait dan ditargetkan dalam tengah tahun ini program penataan dapat mulai dilaksanakan.
"Penataan PKL harus dilakukan secara kondusif dan produktif, artinya kita harus membenahi PKL di Jakarta agar menjadi proyek percontohan di Indonesia," katanya.
Salah satu yang akan dilakukan adalah menyeragamkan gerobak yang digunakan untuk berdagang.
Menteri juga akan mendorong PKL untuk berkoperasi agar mampu meningkatkan daya tawarnya.
Ia mencontohkan, di beberapa negara maju, PKL ditata dan dibina dengan baik sehingga mampu menjadi salah satu daya tarik wisata di suatu daerah.
Pihaknya telah melakukan program penataan PKL di Blok S, Jakarta Selatan, dan kini dinilai sukses menjadi lokasi percontohan PKL di Jakarta.
Pengembangan dan penataan PKL di Jakarta, berpotensi memicu perkembangan hal serupa di provinsi lain. Oleh karena itu, pihaknya akan menjadikan Jakarta sebagai proyek percontohan dalam hal penataan PKL.
Ia berpendapat, PKL sebagai salah satu pelaku UKM bila ditata dengan baik mampu memberikan kontribusi yang besar bagi pertumbuhan ekonomi Indonesia.
Pihaknya bertugas menciptakan iklim usaha yang kondusif misalnya dalam mengimplementasikan aturan usaha dan menjamin keamanan berusaha.
"Semua peraturan yang menyangkut KUKM tidak overlap dan pemberdayaannya harus dilakukan secara terpadu," katanya.
Selain Jakarta, pihaknya juga telah sepakat dengan Pemda Jawa Timur untuk menata PKL di Jembatan Suramadu. "Targetnya PKL tertib tertata rapi dan memberikan kontribusi besar dalam pertumbuhan ekonomi kita," demikian Sjarifuddin Hasan.
ANTARA

0 comments:
Post a Comment