rss

Wednesday, March 17, 2010

Guru SD Tewas Kesetrum di Atas Kubah Mushola

detikcom - Kamis, 18 Maret

Datangnya maut tidak bisa diduga oleh siapa pun. Seperti halnya, Nurul Huda (52), warga Dusun Sumber Kepuh, Desa Kedungwungu, Kecamatan Tegaldelimo, Banyuwangi. Laki-laki yang berprofesi sebagai guru SD tersebut tewas kesetrum, saat membetulkan kabel mushola di dekat rumahnya, Rabu (17/3/2010).

Kejadian itu berawal saat korban dan dua rekannya, Basori (41) dan Sunar (50), berniat membetulkan kabel rusak yang berada di atas kubah mushola. Lantaran titik kerusakan berada di atas kubah, kedua rekan korban membatalkan niatan itu. Namun tidak bagi korban.

"Saya peringatkan dia, karena kabel itu berada di atas kubah dan masih ada aliran listriknya," jelas Basori, pada wartawan di lokasi kejadian.

Meski sudah diperingatkan, namun korban tetap bersikukuh untuk naik ke atap mushola. Kedua saksi mata itu akhirnya hanya bisa mengawasi korban saat mulai memanjat. Saat langkah kaki korban mendekati kubah, Basori maupun Sunar melihat korban menyentuh kabel.

"Tiba-tiba korban kejang-kejang dan berteriak histeris, kami panik dan bingung mau berbuat apa," ungkap Sunar, yang menduga korban saat itu dalam kondisi tersengat listrik.

Teriakan korban akhirnya mengundang perhatian warga sekitar. Warga yang berusaha menolang, mendapati tubuh Nurul tergeletak tak bernyawa di atap Mushola. Evakuasi jasad korban dilakukan setelah aliran listrik di desa tersebut dipadamkan sementara.

Korban mengalami luka parah. Beberapa bagian tubuhnya mengalami luka bakar serius akibat sengatan aliran listrik. Polisi menduga peristiwa itu terjadi lantaran korban tidak mengetahui jika kabel yang dipegangnya mengelupas dan teraliri arus listrik.

"Aliran listrik di mushola masih aktif," ungkap Kapolsek Tegaldelimo, AKP Jaenur Kholiq, saat ditemui wartawan.

0 comments:


Post a Comment

Blog Archive

Site Info

online counter
Site Meter blog-indonesia.com